Desah Hidup

Menikmati kehidupan di atas rerumputan kering
Disirami dedaunan tua yg jatuh menimpa tubuh
Seperti biasa, angin dari selatan memejamkan mata
Harum bunga melati selimuti raga
Langit keemasan meredupkan pandangan

Kehidupan asing ini begitu mempesona
Mereka yang bernyanyi dengan lagunya
Para penyair yang berbisik dengan cinta
Berbeda dengan hidupku dimasa lalu
yang tak pernah diraba oleh surya

Semakin banyak jalan di hadapan
Semakin rumit tentukan pilihan
Keadilan ?
Kebenaran ?
Kebersamaan ?

Mereka yang bernyanyi terdengar distorsi
Namun terbingkai dengan rapi
Penyair itupun membingkai syairnya dengan hati
Semua hanya membisingkan inderawi

Mungkin akan kutentukan mana jalanku di hari
yang hanya aku dan Tuhan mengetahuinya
Semua yang kau lihat belum tentu itu sebuah kebenaran
Selama kau melihatnya melalui jendela rumahmu

Aku orang yang cinta akan kebersamaan keadilan dan kebenaran.

20 Februari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s