Akhlak Tasawuf

Secara etimologis, tasawuf diartikan :

  1. Shuf: wol kasar karena orang-orang  sufi selalu memakai pakain tersebut sebagai lambang kesederhanaan. Walaupun dalam kenyataannya, tidak setiap kaum sufi memakai kain wol. Mereka mempunyai simbol-simbol pakain dari bulu, tentunya bukan wol yang menunjukkan kesederhanaan bagi para sufi. Tokoh yang cenderung, Al-Kalabadzi, Al-Syukhrawardi, Al-Qusyairi.
  2. Shafa, berarti bersih, karena disebut sufi hatinya tulus dan selalu bersih dihadapan tuhannya.
  3. Ahl AS-Suffah, yaituorang-orang yang ikut pindah bersama nabi dari Mekkah ke Madinah. Mendekatkan diri kepada Allah Swt. Mesti mereka harus miskin.
  4. Sophos (yunani), berarti hikmah. Para sufi itu pencari hikmah atau ilmu hakikat. Menggambarkan keadaan jiwa seseorang yang selalu cenderung kepada kebenaran. Mereka berusaha menyucikan jiwa untuk mendekati tuhan, karena dengan jiwa yang suci bisa berhubungan dengan Allah.
  5. Shaf, dinisbahkan kepada orang-orang yang ketika shalat selalu berada di shaf yang paling depan. Alasannya mendapatkan kemulian dan pahala dari Allah Swt.

Dari segi linguistik (kebahasaan), tasawuf adalah sikap mental yang selalu memelihara kesucian diri, beribadahhidup sederhana, rela berkorban untuk kebaikan dan selalu bersifat bijaksana.

Secara istilah, menurut Ibrahim Basyuni, tasawuf berarti :

  1. Definisi yang terjadi karena dasar/Al-bidayah, bahwa prinsip awal tumbuhnya tasawuf adalah manifestasi dari kesadaran spiritual manusia tentang dirinya sebagai makhluk tuhan, sehingga memusatkan perhatiannya untuk beribadah kepada khaliqnya yang dibarengi dengan kehidupan zuhud, dengan tujuan utama sebagai pembinaan moral. Tasawuf di definisikan sebagai upaya memahami hakikat Allah seraya melupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan kesenangan hidup duniawi.
  2. Definisi dari segi kesungguhan/jahidah: mulai mengadakan pendekatan secara alamiah dengan cara memperindah diri melalui pengamalan agama dalam fadhilah-fadilahnya.
  3. Definisi dari segi dirasakan/mudafah, orang-orang yang sudah memasuki dunia sufi harus mampu menggerakkan jiwa pada kegiatan-kegiatan tertentu untuk mendapatkan suatu perasaan yang berhubungan dengan wujud tuhan atau kehidupan rohani yang beru saha mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai cara, seperti memperbanyak amalan.

Tasawuf adalah membersihkan diri. Dengan kata lain, suatu perpindahan kehidupan, yaitu dari kehidupan kebendaan pada kahidupan kerohanian. Dapat pula dikatakan tasawuf adalah ilmu yang mempelajari sesuatu cara agar seseorang dapat mudah berada di hadirat Allah SWT/upaya melatih jiwa dengan berbagai kegiatan yang dapat memmbebaskan diri dari pengaruh kehidupan dunia, sehingga tercermin akhlak yang mulia dan dekat dengan Alla SWT.

Menurut Abu Al-Wafa’ Al-Ganimi At-Taftazani, ciri tasawuf ada lima, yaitu :

  1. Adanya moral
  2. Pemenuhan fana (sirna) dalam realitas mutlak
  3. Pengetahuan intuitif langsung
  4. Timbulnya rasa kebahagian sebagai karunia Allah dalam diri seorang sufi karena tercapainya maqamat (maqam-maqam atau beberapa tingkatan)
  5. Pengunaan simbol-simbol pengungkapan yang biasanya mengandung pengertian harfiah dan tersirat.

Tujuan tasawuf adalah bisa berhubungan langsung dengan tuhan. Maksudnya, ada perasaan benar-benar berada di hadirat tuhan. Para sufi beranggapan bahwa ibadah yang diselenggarakan dengan cara formal belum dianggap memuaskan karena belum memenuhi kebutuhan spritual kaum sufi.

Di samping aspek tasawuf dalam islam ada aspek lain, yaitu akidah dan syariah. Dengan kata lain, ad-din terdiri dari islam, iman dan ihsan yang merupakan satu kesatuan

  •  Untuk mengetahui hukum islam, kita masuk pada hukum syariat/fiqih
  • Untuk mengetahui hukum iman, kita masuk pada akidah atau ushuluddin
  • Untuk mengetahui kesempurnaan ihsan, kita masuk pada tasawuf.

Akan tetapi, tasawuf ada kalanya membawa orang menjadi sesat atu musyrik apabila bertasawuf tanpa bertauhid dan bersyariat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s